Langsung ke konten utama

Daftar Tool

Semua tool saling terhubung dan berguna mendukung tool yang lainnya. pilihlah sesuai kebutuhan kamu. tools terbaru kami diurutkan dari atas, all tools selalu sync, jadi bisa saja tiba-tiba fitur akan bertambah ツ
MonsterTrafik

MonsterTrafik
Meningkatkan Trafik Kunjungan & Prospek Tanpa Iklan Berbayar
Software REVOLUSIONER-Terdepan dalam Promosi & Meledakkan Kunjungan Secara MASIF Tanpa Biaya Iklan Sepeserpun! Meningkatkan Trafik Kunjungan & Prospek Tanpa Iklan Berbayar


SimpleAdbreakers

SimpleAdbreakers
Hasilkan Uang dengan Video Anda di Facebook
Sebuah tools beserta tutorial lengkap pertama di Indonesia, untuk menghasilkan Dollar dari Facebook dengan menjadi Facebook Creator


AdsManagerPro

AdsManagerPro
Analisa ads sebelum Anda beriklan di facebook
1. INTEREST SCRAPER 2. DEEP INTEREST 3. ADS ANALIZER


FBSimpel

FBSimpel
Facebook Multi Tools Hadir Dengan 17++ Fungsi
Dengan FBSimpel kamu dapat melakukan banyak hal otomatis, dan inilah beberapa fiturnya. Jika ada Update, Gratis dan akan langsung terupdate.



SEOSimpel

SEOSimpel
Allow Unlimited Domain Website
SEOSimpel diciptakan bertujuan untuk guna memudahkan kamu dalam membuat ribuan artikel dari google berdasarkan keyword guna memancing real trafic yang nantinya diharapkan visitor akan mengenal website kamu


SimpelInsta

SimpelInsta
Instagram Tool Marketing
Dengan simpelinsta kamu dapat membuat banyak akun instagramnya menjadi lebih hidup dengan fitur fitur otomatisnya.


WABlitz

WABlitz
WhatsApp Tool Marketing
1. Message Sender 
2. New Group Message Sender 
3. Group Link Searcher 
4. Group Member Scraper ( A&M ) 
5. Phone Number Generator 
6. Finder Phone Number 
7. Phone Number Validator


FBAnalytica V2

FBAnalytica V2
Get All Data Audience on Facebook ( Audience Scrapper )
Sekali Beli sudah dapat menggunakan v2 & v1


SimplyTelegramPro

SimplyTelegramPro
Satu satunya Telegram Tool Marketing di Indonesia
1. Member Scraper V2 | 
2. Phone Number Validator | 
3. Message Sender | 
4. Finder Phone Number


Cara Membuat Flyme StatusBar 2 Baris Sederhana

Diartikel kali ini kita akan membahas cara membuat Flyme Statusbar 2 baris sederhana, maksudnya sederhana disini adalah tidak terlalu memiliki banyak gaya hanya barisnya saja, tujuannya disini adalah agar anda mengerti dasar-dasar dalam membuat Flyme dan bahasa xml.Dalam mempelajari bahasa xml tidaklah terlalu sulit (bahkan dapat dikatakan bahwa bahasa xml itu adalah salah satu bahasa program yang mudah untuk dipelajari dan dimengerti) kunci agar dapat mempelajari bahasa xml ada 3 yaitu: 

  • Mengerti sedikit bahasa Inggris (kosa-kata dasar saja bila perlu lebih).
  • Penanda / Tag yang perlu dihapal, sama seperti bahasa program lain jika ada tag/penanda pembuka maka harus ada tag/penanda penutup dan juga isi. Untuk penanda dalam bahasa XML anda bisa membacanya Disini. 
  • Dan kunci yang terakhir dalam mempelajari xml adalah Kebiasaan (seperti kata pepatah).


Screenshot status bar 2 baris:
Membuat Flyme atau mengedit statusbar merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi para opreker newbei(pemula) ataupun yang hard(sudah berpengalaman).Saya juga begitu meskipun saya tidak ahli sekali dalam membuatnya, ada rasa kesenangan tersendiri bagi saya jika saya dapat membuat Flyme baru.Kenapa bisa seperti itu, jawabannya banyak sekali, salah satu jawaban yang masuk akal adalah agar bisa pamer kepada teman (hahahaha :D).

Ok langsung saja.


Syaratnya:

  • Smartphone anda sudah di root.


Alat dan Bahan:

  • Apktool (download di website lain).
  • Aplikasi untuk mengedit text (920 Text Editor download Disini ).
  • Aplikasi pengelola berkas yang dapat mengakses folder root (Root Explorer download Disini ). 
  • Framework-res.apk (diambil dari root/system/framework/framework-res.apk).
  • SystemUi.apk (diambil dari root/system/priv-app/SystemUI/SystemUI.apk).



Langkah-langkah:

1.Meninggikan Statusbar.

  • Buat sebuah folder baru dimana saja agar tidak bergabung dengan data lain.
  • Kemudian Copy/salin kedua aplikasi system diatas(Framework-res.apk dan SystemUI.apk) kedalam folder yang baru dibuat tersebut.
  • Kemudian decompile Framework-res.apk menggunakan apktool.
  • Kemudian buka folder Framework-res_src (dimana folder ini adalah hasil dari decompile Framework-res.apk yang tadi dilakukan).
  • Setelah mebuka folder framework-res_src kemudian masuk ke res/values.Dan cari file dimens.xml.
  • Buka file dimens.xml menggunakan aplikasi 920 Text Editor yang telah anda download tadi.
  • Kemudian cari script ini :
    <dimen name="status_bar_height">25.0dip</dimen>
  • Ukuran 25.0dp diatas itu tergantung dari jenis smartphone masing-masing.Intinya script yang harus anda cari adalah <dimen name="status_bar_height">.
  • Kemudian ubah ukuran dip diatas menjadi 40.0dip (contoh: punya saya tadi 25.0dip saya ubah menjadi 40.0dip, jadi scriptnya menjadi seperti ini:
    <dimen name="status_bar_height">40.0dip</dimen>
  • Setelah itu anda klik tombol simpan yang terletak dibagian atas.Kemudian keluar dan hapus file "920bak.dimens.xml" (file ini merupakan file asli sebelum anda menyimpannya tadi).Anda harus menghapusnya agar tidak terjadi eror saat ingin merecompile.
  • Kemudian recompile /komplikasi ulang folder framework-res_src, nanti akan muncul file framework-res_src.apk.Setelah itu sign kan file framework-res_src.apk, nanti akan muncul file dengan nama framework-res_src_sign.apk.
  • Kemudian ganti nama framework-res_src_sign.apk (file apk yang terbuat setelah proses sign.) menjadi framework-res.apk.
  • Langkah pertama selesai.



2.Membuat satusbar 2 baris.

  • Decompile SystemUI.apk, kemudian buka folder SystemUi_src.
  • Kemudian masuk ke res/layout .Di layout cari dan buka file "status_bar.xml".
  • Cari script ini :
     <LinearLayout android:orientation="horizontal" android:id="@id/status_bar_contents" android:layout_width="fill_parent" android:layout_height="fill_parent" android:paddingStart="6.0dip" android:paddingEnd="8.0dip">
  • Jika tidak ada yang tepat seperti diatas, cari saja yang mirip. 
  • Kemudian copy/salin script dibawah ini, tepat dibawah script diatas.
  •  <RelativeLayout android:layout_width="fill_parent" android:layout_height="fill_parent">
              <RelativeLayout android:layout_height="19.5dip" android:layout_width="fill_parent"        android:id="@+id/baris_pertama">
                  <RelativeLayout android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="fill_parent" android:gravity="center" android:layout_alignParentLeft="true">
                  <TextView android:text="Aktivitas" android:textSize="15.0dip" android:textColor="#ffffff" android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:textStyle="bold" />
                  </RelativeLayout>
              <RelativeLayout android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="fill_parent" android:gravity="center" android:layout_alignParentRight="true">
  • Kemudian anda cari dan pindahkan script "system icon" anda tepat dibawah script diatas.(Script system icon kadang berbeda-beda dibeberapa smartphone, jadi masukkan script system icon anda. Untuk contoh script system icon saya, lihat dibawah. 
  • Contoh script system icon saya :
        <com.android.keyguard.AlphaOptimizedLinearLayout android:orientation="horizontal" android:id="@id/system_icon_area" android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="fill_parent">
                <include layout="@layout/system_icons" />
                <TextView android:textAppearance="@style/TextAppearance.StatusBar.Clock" android:gravity="start|center" android:id="@id/clock" android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="fill_parent" android:singleLine="true" android:paddingStart="7.0dip" />

        </com.android.keyguard.AlphaOptimizedLinearLayout>
  • Setelah anda menambahkan script system icon anda, kemudian tambahkan script ini dibawah script diatas(system icon).script dibawah ini berfungsi sebagai script penutup dari layout baris pertama.
  •   </RelativeLayout>
                  </RelativeLayout>
  • Kemudian tambahkan script ini sebagai pembatas antara baris pertama dan kedua.Script ini ditaruh dibawah script penutup diatas.
  •    <ImageView android:layout_width="fill_parent" android:layout_height="1.5dip" android:src="#ffffff" android:layout_below="@+id/baris_pertama" android:id="@+id/garis_pembatas" />
  • Kemudian tambahkan script ini dibawah script diatas (script garis pembatas diatas).Script ini berguna sebagai script baris kedua. 
  •          <LinearLayout android:layout_width="fill_parent" android:layout_height="19.0dip" android:layout_below="@id/garis_pembatas"    android:id="@+id/baris_kedua">
  • Setelah anda menambahkan script diatas, cari dan pindahkan lagi script "notification icon" dibawah script diatas.Script notification kebanyakan sama disetiap smartphone, lihat punya saya dibawah.Jika anda menemukan yang sama atau mirip seperti punya saya dibawah, berarti itu adalah script "notification icon".       
  • Contoh script notification icon punya saya:

    <com.android.systemui.statusbar.AlphaOptimizedFrameLayout android:orientation="horizontal" android:id="@id/notification_icon_area" android:layout_width="0.0dip" android:layout_height="fill_parent" android:layout_weight="1.0">
                <com.android.keyguard.AlphaOptimizedLinearLayout android:id="@id/notification_icon_area_inner" android:layout_width="fill_parent" android:layout_height="fill_parent">
                    <TextView android:textAppearance="@style/TextAppearance.StatusBar.Clock" android:gravity="center" android:id="@id/left_clock" android:visibility="gone" android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="fill_parent" android:singleLine="true" android:paddingEnd="6.0dip" />
                    <com.android.systemui.statusbar.StatusBarIconView android:id="@id/moreIcon" android:visibility="gone" android:layout_width="@dimen/status_bar_icon_size" android:layout_height="fill_parent" android:src="@drawable/stat_notify_more" />
                    <com.android.systemui.statusbar.phone.IconMerger android:gravity="center_vertical" android:orientation="horizontal" android:id="@id/notificationIcons" android:layout_width="fill_parent" android:layout_height="fill_parent" android:layout_alignParentStart="true" />
        </com.android.keyguard.AlphaOptimizedLinearLayout>

    </com.android.systemui.statusbar.AlphaOptimizedFrameLayout>
  • Jika sudah tambahkan script ini dibawah script diatas, sebagai penutup dari baris status bar.
  •  </LinearLayout>
            </RelativeLayout>
            </LinearLayout>
  • Kemudian script akhir dari status_bar biasanya seperti dibawah ini (sesuaikan dengan anda masing-masing.Jika anda tidak mengubah bagian akhir script status_bar, anda tidak perlu melakukan langkah ini.Langkah ini dilakukan jika anda sudah memindahkan script akhir dari status_bar.), jadi jangan anda coba untuk memindahkan, dan menghapus karena nanti akan eror.
  • Contoh script akhir satus_bar saya (dibagian akhir dari status_bar.xml.).

        <ViewStub android:id="@id/ticker_stub" android:layout="@layout/status_bar_ticker" android:inflatedId="@id/ticker" android:layout_width="fill_parent" android:layout_height="fill_parent" />

    </com.android.systemui.statusbar.phone.PhoneStatusBarView>
  • Jika semua telah benar dan tepat penempatannya, klik simpan dan hapus file .920bak.status_bar.xml (ini merupakan salinan dari file status_bar.xml yang sebelumnya, jadi file ini harus dihapus.
  • Kemudian recompile dan sign dan ganti namanya menjadi "SystemUI.apk"
  • Langkah kedua selesai. 

3.Mempush (mengembalikan file apk yang telah dimodif (framework.apk, dan SystemUI.apk)).

Ada 2 cara mempush aplikasi tersebut.

1.Cara Manual.
Salin semua aplikasi yang telah di modif dan kembalikan ketempatnya masing-masing.

  • framework.apk (root/system/framework/disini ).
  • SystemUI.apk (root/system/priv-app/SystemUi/disini).


2.Cara Flashable zip.
Download Flashable.zip nya Disini  , kemudian extrak file flashable.zip nya dan masukkan file apk yang telah dimodif kedalam file extrak yang tadi sesuai tempatnya.Kemudian compress kembali dengan format zip dan pasang lewat twrp atau cwm.

Bagi anda yang masih bingung dengan peletakan semua script diatas, anda bisa mengunduh file "status_bar.xml" saya Disini, dan membandingkanya dengan punya anda. 
Dan bagi anda yang ingin bertanya atau yang lainnya, silahkan berkomentar atau kirim pesan di Kontak kami .

Baca selanjutnya : CARA MEMBUAT STATUSBAR 3 BARIS DAN GRETTINGTEXT DIBARIS KETIGA.


Trima Kasih telah membaca artikel ini baca juga artikel lainnya di blog ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Part 3: Cara membuat aplikasi browser android dengan tombol GoTo Url melalui Aide.

Hallo jumpa lagi di Aktivitas Blog, yaitu blog yang membahas apapun yang diketahui oleh adminnya (mirip seperti blog gado-gado ya!.. :D).Jika diartikel-artikel sebelumnya kita telah membahas tentang cara membuat aplikasi browser android sederhana, dan juga yang script javanya singkat.Di artikel ini kita juga akan membahas cara membuat aplikasi browser android dan aplikasi tersebut mempunyai tombol GoTo Url. Tombol GoTo Url dapat juga disebut dengan tombol pergi, yang fungsinya untuk menuju ke alamat url/link yang diketik, tetapi tombol tersebut masih mempunyai kelemahan yaitu: Saat anda ingin menuju ke suatu alamat, tombol tersebut tidak akan berfungsi jika anda hanya memasukkan kata-katanya saja tetapi anda harus memasukkan urlnya juga.Contohnya: anda ingin membuka Google.com, dan anda hanya memasukkan kata "Google" saja kedalam fitur tersebut, maka fiture tersebut tidak dapat jalan, anda harus memasukkannya begini: "http://google.com" (tanpa tanda kutip") bar...

Membuat Aplikasi Android Pertama Di Smartphone Android Dengan Aide

Apakah anda adalah orang yang suka mengintal atau mendownload banyak aplikasi di smartphone anda.Aplikasi tersebut bisa saja berukuran besar maupun kecil dan pasti memiliki fungsi yang berbeda-beda.Nah, pernahkah anda berfikir tentang membuat suatu aplikasi atau cara membuat aplikasi tersebu, jika pernah berarti DNA programmer ada didalam diri anda (:D).Mungkin anda pernah bertanya bagaimana saya membuat aplikasi android sedangkan saya saja tidak memiliki computer/labtob , tenang saja karena artikel kali ini membahas tentang membuat aplikasi pertama anda  (maksudnya aplikasi tersebut belum ada apa-apanya, bisa diinstal dan dibuka itu saja).Dalam membuat aplikasi sederhana ini, hanya sedikit saja bahasa program yang perlu anda ketahui yaitu java dan xml (hanya dasarnya saja), jika anda juga belum tahu dasarnya, tidak apa-apa coba saja cara ini, mungkin anda dapat mempelajarinya sedikit-sedikit .Bagi anda yang sudah pernah membuat aplikasi android dengan "Android Studio (pc)" m...

Penyelesaian Java Aide: 5.Relational Operators

Relational Operators, merupakan tahap kelima dari pembelajaran java dari Aplikasi Aide, yang pelajaran sebelumnya adalah  Operators  .Ditahap ini mengajarkan anda tentang operasi: < (lebih kecil dari), > (lebih besar dari), = (sama dengan), != (tidak sama dengan), <= (lebih kecil atau sama dengan), >= (lebih besar atau sama dengan), dan kebenaran dari suatu hasil operasi tersebut dalam bentuk true dan false. Maksudnya begini, setelah anda mengklik tombol Run, maka yang menjadi hasilnya hanya  true maupun false. Oke, langsung saja. Langkah-langkah: Buka aplikasi Aide, kemudian pilih learn "java" dan pilih pelajaran kelima yaitu "Relational Operators".Maka muncul script pertama yang berfungsi untuk menampilkan nilai kebenaran(true atau false) dari   10<20   (10 lebih kecil dari 20), scriptnya adalah seperti ini: public class Main  public static void main(String[] args)  {   System.out.println(10 < 20);   } Lalu anda klik ...